Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) 77 Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar kegiatan penyuluhan tentang reaktivasi bank sampah. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK yang berkumpul di Balai Desa Karangrejo pada (23/01/2026) untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang pengelolaan sampah yang terorganisir.

Program bank sampah di Desa Karangrejo yang sebelumnya berjalan aktif terhenti total sejak pandemi Covid-19 melanda. Melihat kondisi ini, pemerintah desa berupaya menghidupkan kembali sistem pengelolaan sampah tersebut agar dapat beroperasi seperti sedia kala. Tim KKN 77 UNS ikut berkontribusi untuk mendukung upaya tersebut dengan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat sebagai bentuk tindak lanjut dari permintaan perangkat desa terkait program bank sampah.

Rangkaian penyuluhan dibagi menjadi beberapa tahapan yang saling melengkapi. Pada tahapan pertama, peserta diajak memahami dasar-dasar konsep bank sampah, mulai dari pentingnya memilah sampah di rumah tangga hingga dampak positifnya terhadap pengurangan sampah di lingkungan. Tahapan berikutnya berfokus pada implementasi praktis, di mana Tim KKN 77 UNS memaparkan mekanisme operasional bank sampah yang akan disesuaikan dengan kondisi di Karangrejo. Informasi mengenai daftar harga sampah yang dapat didaur ulang dan dijual turut disampaikan agar peserta memiliki gambaran konkret tentang manfaat ekonomis yang bisa diperoleh. Semua materi yang disajikan merupakan hasil dari riset mendalam dan diskusi langsung dengan perangkat desa untuk memastikan relevansinya.
Beberapa peserta memberikan umpan balik terkait kondisi operasional bank sampah di salah satu dusun. Beberapa kendala yang dialami oleh berbagai dusun juga didiskusikan untuk menemukan solusinya. "Kendala terbesar kami adalah konsistensi dalam memilah sampah dari rumah. Awalnya semangat, tapi lama-lama banyak yang kembali mencampur sampah lagi," ungkap salah satu peserta yang menyampaikan pengalamannya. Peserta lain menambahkan, "Kami berharap ada pendampingan rutin agar warga tetap disiplin memilah sampah sebelum disetor ke bank sampah, karena kalau sudah tercampur jadi sulit untuk dipilah kembali." Seorang peserta mengungkapkan “Pemahaman mengenai pengelolaan sampah yang didapat hari ini ini merupakan bekal penting bagi kami PKK Desa Karangrejo sebagai contoh untuk menginisiasi kembali berjalannya program bank sampah seluruh dusun di Desa Karangrejo”. Di sisi lain, ketua Tim KKN 77 UNS menyatakan bahwa kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi penghidupan kembali bank sampah di tiap-tiap dusun. Apabila sistem ini berhasil berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat, bank sampah tidak hanya akan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang penghasilan tambahan bagi warga Desa Karangrejo.
Editor : Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret