Brondut kependekan kata Kubro dangdut, merupakan Kesenian tradisional-modern . Tari ini berlatar belakang penyebaran Agama Islam di Pulau Jawa. Kubro artinya besar dan Siswo artinya murid, mempunyai arti murid-murid yang memiliki pengabdian besar terhadap Tuhan. Tarian ini ditampilkan pada malam hari (tidak jarang ditampilkan pasa siang hari) secara massal dengan durasi kurang lebih 5 jam. Kesenian ini diiringi dengan lagu qasidah yang liriknya diganti dengan pesan-pesan dakwah dalam Bahasa Jawa dengan harapan mampu meluaskan penyebaran Agama Islam. Musik pengiringnya antara lain: Kendang, bende, Bedhug, Ketiplak, dan Markis, yang kemudian berkembang seiring perubahan budaya dan tekhnologi menjadi tradisional-modern dengan iringan musik tambahan keyboard, gitar, bas gitar, dengan iringan lagu-lagu generasi milenial dan tidak ketinggalan musik asli Indonesia yaitu dangdut. Gerakan dan dandanan tarian putro siswo bercirikan prajurit yang sedang berjuang melawan penjajah, sehingga tarian ini berirama energik dan penuh semangat. Tarian ini biasanya menyuguhkan atraksi-atraksi menakutkan seperti; mengupas kelapa dengan gigi, berjalan diatas pecahan kaca atau duri, dan bermain bola api. Tari bernafaskan spiritual ini biasanya mengundang "roh" yang masuk ke tubuh penari, sehingga menyebabkan penari kesurupan. Di akhir acara, pawang akan memaksa para pemain melepaskan "roh" dari tubuh penari. Ketika penari sudah sadarkan kembali maka acara selesai.
.Jl. paren sikepan dusun sendaren i.
- Website : http://
- Phone Number : +6281915480331
- Whatsapp Number : +628989122656













