Jelajah
IMG-LOGO
Berita Desa

MENGOLAH LIMBAH KELAPA MENJADI COCOPEAT RAMAH LINGKUNGAN.

Create By Amilia D Putri 24 July 2026 92 Views
IMG

Karangrejo, 24 Juli 2026 – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) 163 Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program kerja “Mengolah Limbah Kelapa Menjadi Cocopeat Ramah Lingkungan”. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, dengan melibatkan ibu-ibu PKK Desa Karangrejo sebagai peserta.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya memanfaatkan limbah kelapa yang masih banyak ditemukan di lingkungan sekitar. Selama ini limbah kelapa sering dibuang atau dibakar sehingga dapat menghasilkan asap dan menyebabkan polusi udara. Maka dari itu, Tim KKN 163 mengajak masyarakat untuk mengolah limbah kelapa menjadi cocopeat yang lebih bermanfaat dan ramah lingkungan, salah satunya sebagai media tanam.

Dalam kegiatan tersebut, Tim KKN 163 memberikan penjelasan mengenai cocopeat, mulai dari pengertian, manfaat, hingga cara pembuatannya. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak untuk melakukan praktik secara langsung agar lebih mudah memahami proses pengolahan limbah kelapa menjadi cocopeat.

Proses pembuatan cocopeat dilakukan menggunakan alat dan bahan yang sederhana dan mudah ditemukan. Bahan utama yang digunakan adalah kelapa kering, sedangkan alat yang diperlukan berupa parutan, ayakan, dan ember. Kelapa kering terlebih dahulu diparut untuk memisahkan bagian sabutnya. Setelah itu hasil parutan diayak untuk memisahkan sabut dengan bagian yang masih berukuran kasar atau tidak sesuai. Sabut kelapa yang telah diperoleh kemudian direndam menggunakan air selama 1 × 24 jam, setelah direndam lalu dicuci lagi 2 – 3 × sampai airnya berwarna bening.


Proses memarut kelapa kering menjadi butiran halus

Proses mengayak dengan memisahkan butiran halus dari serabut kelapa

Hasil kelapa yang sudah diayak dengan memisahkan butiran dan sabut kelapanya

 

Ibu-ibu PKK mengikuti kegiatan dengan antusias dan turut berpartisipasi dalam setiap tahapan praktik. Melalui kegiatan ini peserta diharapkan dapat mengetahui bahwa limbah kelapa yang ada di sekitar rumah dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai guna.

Program kerja ini juga menjadi salah satu bentuk edukasi mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik secara sederhana di lingkungan masyarakat. Pemanfaatan sabut kelapa menjadi cocopeat diharapkan dapat menjadi alternatif dalam mengurangi limbah sekaligus mendukung kegiatan bercocok tanam di lingkungan rumah.

Dengan adanya kegiatan ini, Tim KKN 163 berharap pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Karangrejo sehingga limbah kelapa tidak hanya dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan menjadi produk yang lebih berguna dan ramah lingkungan.

Penulis: Tim KKN 163 Universitas Sebelas Maret